TKDN, LG Dualcool New Eco Capai 26,31%.
- 2023-10-09
Photo Istimewa
Harianproperty.com, Jakarta- Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) menjadi perhatian banyak industri, terutama elektronik. Perusahaan elektronik terus berupaya memproduksi barang elektronik dengan TKDN. Untuk produk air conditioner (AC), beberapa produsen sedang getol-getolnya menghadirkan inovasi terhadap teknologi maupun produk. Hal ini sebagai langkah dan dukungan nyata kepada pemerintah agar semaksimal mungkin menggunakan produksi lokal dalam negeri.
PT Panasonic Gobel Indonesia misalnya, salah
satunya produk AC terbaru yaitu AC VRF telah tersertifikasi TKDN mencapai 23% dan AC split wall mencapai 40%. Begitu pula Sharp berani mengklaim menggunakan suku cadang buatan dalam negeri dengan komposisi sebesar 60 persen.
PT Daikin Industries Indonesia yang menggelontorkan investasi sebesar US$ 220 juta atau setara Rp 3,3 triliun untuk
pembangunan pabrik pendingin ruangan atau air conditioner (AC) di Cikarang, Jawa Barat, tidak ingin tertinggal dengan menargetkan AC yang diproduksi nantinya akan memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%. Rencananya Produksi perdana pabrik AC Daikin ditargetkan berlangsung pada Desember 2024 mendatang. Di tahun pertama, pabrik tersebut akan memproduksi sekitar 500.000 unit AC.
LG pun tidak ingin tertinggal. Produsen elektronik asal Korea Selatan mengumumkan keberhasilan perangkat pendingin ruangan (AC) terbarunya yaitu LG Dualcool New Eco, dalam meraih Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 26,31%.
Pencapaian ini sekaligus semakin mempertinggi rentang nilai keseluruhan TKDN dari seri LG Dualcool New Eco. “Peningkatan nilai TKDN ini memberi kebanggaan tersendiri bagi kami karena sekaligus menjadi representasi dukungan LG pada kebijakan pemerintah Indonesia untuk terus memperbesar kandungan dalam negeri,” kata Mike Kim, Product Director of Air Solution PT LG Electronics Indonesia.
Mike menambahkan, LG telah melakukan proses produksi bagi seri AC LG Dualcool Eco sebagai generasi pendahulunya di fasilitas produksinya di kawasan Legok, Tangerang. Produksi dalam negeri ini membuat keseluruhan seri AC LG Dualcool Eco yang memiliki kapasitas pendinginan dari ½ PK hingga 2 PK ini memiliki rentang nilai TKDN dari 9,61% hingga 23,66%.
Abhinyano, Head of Product Marketing RAC LG Electronics Indonesia menambahkan dengan berbagai fitur yang melengkapi kehadirannya dalam tingkat TKDN tinggi, AC LG DUALCOOL New Eco tak hanya menawarkan keunggulan performa, namun juga sebuah kebanggaan untuk turut dalam peningkatan pembangunan Indonesia dengan memilih produk elektronik yang memiliki kandungan lokal tinggi.
Hal mengenai kenyamanan pun ditunjukkan LG melalui perhatiannya pada aspek kesehatan pengguna. Dilakukan dengan fokus utamanya pada upaya peningkatan kebersihan sirkulasi udara. Salahsatunya melalui kelengkapan pre-filter yang bertugas menjebak partikel debu besar yang dapat dengan mudah dilepas pasang untuk pembersihan mandiri.
AC LG DUALCOOL New Eco hadir dengan membawa kelengkapan fitur Watt Control. Fitur ini mendapat reputasi baik dari generasi AC LG Dual Cool karena keberadaannya yang membuat pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan AC dengan daya listrik lebih rendah dari kebutuhan normalnya. Terdapat empat pengaturan daya listrik mulai dari 100%, 80%, 60% hingga 40%.
“Fitur pengaturan daya listrik ini memberi kenyamanan pengguna karena memungkinkannya untuk lebih menghemat listrik sesuai kebutuhan dengan tanpa mengorbankan kenyamanan,” ujar Abhinyano.
Sementara pada bagian lain, LG menyematkan fitur Auto Cleaning. Sesuai namanya, ini merupakan inovasi LG untuk pembersihan otomatis yang bekerja mengeringkan embun dalam unit AC LG New Eco. Selain untuk menjaga performa kinerjanya, pengeringan embun ini juga memiliki manfaat mencegah kemungkinan tumbuhnya jamur dan bakteri yang pada gilirannya akan dapat mengganggu kesehatan pengguna saat tercampur bersama dalam sirkulasi udara yang dihasilkan.


Comment